Kerusuhan Rasis Di India, 24 Orang Tewas dan 1 Masjid Dibakar

Kerusuhan Rasis Di India, 24 Orang Tewas dan 1 Masjid Dibakar - Hallo sahabat home labs DN, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Kerusuhan Rasis Di India, 24 Orang Tewas dan 1 Masjid Dibakar, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : Kerusuhan Rasis Di India, 24 Orang Tewas dan 1 Masjid Dibakar
link : Kerusuhan Rasis Di India, 24 Orang Tewas dan 1 Masjid Dibakar

Baca juga


Kerusuhan Rasis Di India, 24 Orang Tewas dan 1 Masjid Dibakar

Setidaknya 24 orang meninggal dunia akibat kerusuhan yang terjadi selama tiga hari sejak Senin (24/2) awal pekan ini di Delhi, India.

Kerusuhan terjadi ketika sekelompok ultranasionalis Hindu menyerang peserta aksi damai yang menuntut amandemen undang-undang kewarganegaraan .

Menyadur dari Aljazeera.com, 200 orang terluka selama kericuhan yang berlangsung selama tiga hari tersebut.

Para perusuh mengamuk, membunuh, dan merusak properti. Pertokoan dijarah dan sebuah masjid di dekat ibu kota India habis dibakar.

Kelompok muslim India menyebut UU amandemen kewarganegaraan (CAA) yang disahkan Desember lalu, mendiskriminasi mereka dan bertentangan dengan etos sekuler negara tersebut.

Perdana Menteri India Narendra Modi menuai kritikan dari publik karena tidak bertindak tepat waktu.

Untuk diketahui, PM Modi yang dikenal sebagai politikus sayap kanan sedang menerima kunjungan Presiden Amerika Donald Trump saat kerusuhan terjadi.

Namun, perihal kerusuhan rasis tersebut, Modi mengatakan, “Perdamaian dan harmoni adalah pusat dari etos kami.”

“Saya mengimbau kepada saudara-saudaraku di Delhi untuk menjaga perdamaian dan persaudaraan setiap saat. Yang paling penting saat ini adalah memulihkan keadaan kembali tenang dan normal.” kicau Modi melalui akun Twitternya.

Sementara itu, Donald Trump, yang mengunjungi India ketika kerusuhan terjadi merespon “Terserah India,” ujarnya singkat seperti yang dikutip bbc.com.

Trump menambahkan, dia telah mengemukakan isu tentang kebebasan beragama di negara tersebut dan ia terkesan terhadap respons pemerintah.

Di lain sisi, kericuhan ini menuai respons dari Perdana Menteri Pakistan Imran Khan.

“Setiap kali ideologi rasis berdasar kebencian mengambil alih, di situlah terjadi pertumpahan darah” ungkap Imran.

Imran juga memperingatkan rakyatnya agar tidak menyerang warga minoritas, “Saya ingin memperingatkan rakyat kami di Pakistan yanh menargetkan (menyerang) warga non-muslim atau tepat ibadahnya, maka akan ditangani secara ketat. Minoritas kami setara dengan semua rakyat di negara ini”.

Warga muslim termasuk kaum minoritas di India. Akibat kerusuhan ini, banyak orang yang tinggal di lingkungan percampuran Hindu dan Muslim memilih untuk meninggalkan rumah mereka.

Hingga Rabu (26/2/2020), polisi anti huru-hara masih berpatroli di jalan-jalan ibukota India.

Wali kota Delhi juga menyerukan jam malam setelah kekerasan agama ini terjadi dan merenggut puluhan jiwa. (red/suara.com)


Demikianlah Artikel Kerusuhan Rasis Di India, 24 Orang Tewas dan 1 Masjid Dibakar

Sekianlah artikel Kerusuhan Rasis Di India, 24 Orang Tewas dan 1 Masjid Dibakar kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel Kerusuhan Rasis Di India, 24 Orang Tewas dan 1 Masjid Dibakar dengan alamat link https://www.homelabs.me/2020/02/kerusuhan-rasis-di-india-24-orang-tewas.html

0 Response to "Kerusuhan Rasis Di India, 24 Orang Tewas dan 1 Masjid Dibakar"

Posting Komentar