Sholatlah, Sehebat Apapun Hidupmu Tiada Guna Bila Tak Sholat

Sholatlah, Sehebat Apapun Hidupmu Tiada Guna Bila Tak Sholat - Hallo sahabat home labs DN, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Sholatlah, Sehebat Apapun Hidupmu Tiada Guna Bila Tak Sholat, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : Sholatlah, Sehebat Apapun Hidupmu Tiada Guna Bila Tak Sholat
link : Sholatlah, Sehebat Apapun Hidupmu Tiada Guna Bila Tak Sholat

Baca juga


Sholatlah, Sehebat Apapun Hidupmu Tiada Guna Bila Tak Sholat

Dulu Imam Ghazali pernah bertanya kepada murid-muridnya tentang apakah yang paling ringan di dunia ini? Dengan polos, murid-muridnya pun menjawab bahwa yang ringan di dunia ini adalah dedaunan, rumput-rumput kering, dan lainnya.

Dengan bijak Imam Ghazali menjawab bahwa sesungguhnya yang ringan di dunia ini adalah meninggalkan sholat.

Apa yang dikatakan oleh Imam Ghazali memang sangat benar. Fenomena meninggalkan shalat sangat terlihat dalam kehidupan hari ini. Entah itu di pabrik-pabrik, kantor-kantor, atau lembaga-lembaga pemerintah dan swasta.

Shalat itu investasi bagi siapa saja yang ingin mengerjakan dan menegakkannya dengan iman dan kesungguhan. Bayangkan, shalat itu dengan izin Allah mampu mengubah dan mendatangkan segalanya. Shalat yang dikerjakan dengan kekhusyu’an, maka akan mendatangkan ketenangan, kedamaian, kebahagiaan, dan kesuksesan bagi yang melaksanakannya.

“Sesungguhnya beruntunglah orang-orang yang beriman, 2. (yaitu) orang-orang yang khusyu’ dalam shalatnya.” (Qs. Al Mukminun: 1-2)

Shalat, menjadi bukti keberuntungan bagi siapa saja yang mengerjakannya dengan khusyu’. Siapa pun yang ingin sukses dalam hidupnya, maka dalam surat Al Mukminun ini yang menjadi syarat utamanya adalah kerjakan shalat dengan khusyu’.

Siapa saja yang shalatnya benar sesuai aturan Allah dan Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam, maka bangkit dan kerjakanlah shalat dengan khusyu’. Shalat adalah syarat untuk mendapatkan keberkahan, ketenangan dan kesuksesan dalam hidup. Shalat menjadi penentu suksesnya seseorang di dunia hingga akhirat.

Jika shalat sudah ditinggalkan, maka yang akan menjadi penuntun dalam diri seorang hamba itu bukan lagi Allah Ta’ala melainkan hawa nafsunya. Jika nafsu sudah menjadi penuntun, maka segala perbuatan buruk dianggap baik.

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman yang artinya, “59. Maka datanglah sesudah mereka, pengganti (yang jelek) yang menyia-nyiakan shalat dan memperturutkan hawa nafsunya, Maka mereka kelak akan menemui kesesatan, 60. kecuali orang yang bertaubat, beriman dan beramal saleh, Maka mereka itu akan masuk syurga dan tidak dianiaya (dirugikan) sedikitpun,” (Qs. Maryam: 59-60).

Meninggalkan Shalat adalah Maksiat Terbesar

Salah satu tanda syukur seorang hamba kepada Allah Ta’ala adalah dengan menegakkan shalat fardhu yang lima. Shalat mempunyai kedudukan yang sangat penting di hadapan Allah Ta’ala. Shalat juga menjadi pemisah antara orang mukmin dan orang kafir. Selain itu, shalat menjadi kunci utama diterimanya segala amal ibadah. Bahkan, shalat adalah amalan pertama kali yang kelak akan dihisab oleh Allah Ta’ala. Siapa yang shalatnya baik, maka dijamin oleh Allah baik semua amal ibadahnya yang lain. Pun sebaliknya, jika shalatnya tidak baik, maka akan tertolaklah segala amal ibadahnya yang lain.

Shalat adalah cara bagi seorang hamba untuk membangun komunikasi dan kedekatan dengan Rabb, Sang Maha Pencipta. Dialah Rabb yang Maha mencukupi segala keperluan semua makhluk yang bernyawa. Artinya, betapa sombong seorang hamba bila ia mengaku beriman hanya kepada Allah semata, tapi berani-beraninya meninggalkan shalat lima waktu.

Sahabat, jangan pernah lagi tinggalkan shalat fardhu. Sesibuk apapun kita, mari luangkan waktu untuk ‘berkomunikasi’ dengan Allah. Dengan shalat, hidup kita menjadi berkah. Harta kita menjadi berkah. Keluarga kita menjadi berkah. Anak-anak dan istri kita menjadi berkah. Ilmu dan harta kita menjadi berkah. Bahkan, dunia dan akhirat kita akan bahagia. Wallahi, tidak akan pernah bahagia seseorang yang berani meninggalkan shalat. Tidak akan pernah sakinah, mawaddah warohmah sebuah keluarga bila suami istri dan anak-anaknya terbiasa meninggalkan shalat.

Sahabat, banggakah kita akan kegagahan? Banggakah kita dengan wajah yang tampan dan cantik? Banggakah kita dengan harta kekayaan yang kita miliki? Banggakah kita dengan pengaruh yang besar karena kekuasaan yang dimiliki? Banggakah kita dengan luasnya ilmu dan pengalaman yang kita punya? Banggakah kita dengan gelar berderet yang kita raih dari lembaga-lembaga pendidikan? Apa arti semua kebanggaan itu jika kita jauh dari Allah. Semua itu sama sekali tak bernilai di sisi Allah jika kita masih senang meninggalkan shalat.

Mari berlelah-lelah dalam menegakkan shalat, daripada kita berlelah-lelah selamanya di dalam neraka karena menanggung dosa akibat meninggalkan shalat. Selagi masih ada waktu dan usia, mari perbarui komitmen kita kepada Allah untuk menjaga shalat fardhu kita dan meningkatkan kualitasnya semata-mata karena rasa takut dan harap kepada Allah.


Demikianlah Artikel Sholatlah, Sehebat Apapun Hidupmu Tiada Guna Bila Tak Sholat

Sekianlah artikel Sholatlah, Sehebat Apapun Hidupmu Tiada Guna Bila Tak Sholat kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel Sholatlah, Sehebat Apapun Hidupmu Tiada Guna Bila Tak Sholat dengan alamat link https://www.homelabs.me/2020/02/sholatlah-sehebat-apapun-kamu-hidupmu.html

0 Response to "Sholatlah, Sehebat Apapun Hidupmu Tiada Guna Bila Tak Sholat"

Posting Komentar