Dengarkan Mp3 Sejak Usia 10 Tahun, Santri Tunanetra Bisa Hafal Alquran

Dengarkan Mp3 Sejak Usia 10 Tahun, Santri Tunanetra Bisa Hafal Alquran - Hallo sahabat home labs DN, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Dengarkan Mp3 Sejak Usia 10 Tahun, Santri Tunanetra Bisa Hafal Alquran, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : Dengarkan Mp3 Sejak Usia 10 Tahun, Santri Tunanetra Bisa Hafal Alquran
link : Dengarkan Mp3 Sejak Usia 10 Tahun, Santri Tunanetra Bisa Hafal Alquran

Baca juga


Dengarkan Mp3 Sejak Usia 10 Tahun, Santri Tunanetra Bisa Hafal Alquran

Keterbatasan fisik bukan menjadi penghalang bagi Febrian Nur Hakim mengukir prestasi. Dengan kondisinya yang tidak bisa melihat, dia justru mampu menghafal kitab suci alquran 30 juz.

Saat ditemui Klik Jatim, laki-laki bertubuh tambun ini nampak memegang sebuah benda di tangannya. Tak begitu besar, hanya segenggam tangan berbentuk kotak.

“Saya bisa menghafal (alquran) ya dengan bantuan alat ini,” ungkap Febri, sambil menunjukkan media mp3 (musik, red) ayat-ayat suci tersebut.

Santri tunanetra asal Pengampon, Setro, Menganti, Kabupaten Gresik ini belajar menghafal dimulai sejak usia 10 tahun. Dia mempelajarinya sendiri di rumah dengan bimbingan orang tua.

“Pada waktu itu setiap hari Jumat disimak sama orang tua dan awal hafalannya juz 30,” tutur anak pertama dari tiga bersaudara ini.

Suatu ketika, pengasuh Pondok Gudang Khazainul Ulum, Zainal Abidin melihat Febri menghafal alquran yang disimak ayahnya. Lalu, dianjurkan mengembangkan hafalan di pondok pesantren (Ponpes) karena ada guru yang intens mengajari.

Febri pun daftar ke Pondok Gudang Khazainul Ulum di Desa Sidowungu, Menganti. Sejak di lingkungan pesantren hafalan yang dilakukan semakin terjadwal dalam pantauan seorang ustadz.

Dia bekerja keras untuk meningkatkan belajarnya. Minimal dalam sehari bisa menghafal setengah juz, sebelum setor hafalan kepada ustadz yang mengampuhnya, Bashori.

“Jadi ketika di pondok dalam sehari kadang 2 sampai 5 juz untuk setor hafalannya ke ustadz,” ucapnya.

Diakui, pembelajaran di Pondok lebih ketat dalam membimbing. Sesekali ada hukuman berdiri, ketika hafalan tidak lancar.

Selain itu, untuk menjaga hafalan harus selalu mendengarkan mp3 ayat-ayat alquran. Minimal tujuh kali dalam sehari.

“Biasanya setiap habis salat atau setelah ngaji. Kemudian sebelum waktu tidur dan bangun tidur,” ujar santri berusia 15 tahun ini.

Tidak cukup hanya itu. Agar tetap bisa fokus hafalan, Febri di pondok tidak menempati satu kamar dengan santri lainnya. Tapi, dia berada satu kamar bersama pengurus pondok dengan tetap menjalin komunikasi ke santri umum lainnya.

Kini, beberapa prestasi sudah berhasil dikoleksi oleh Febri. Antara lain juara 1 MTQ Tunanetra se Kabupaten Gresik tahun 2018, juara 2 Ikatan Dai Jawa Timur di Jember tahun 2019. Dan hadiah umroh dari Travel umroh Sidoarjo pada tahun 2018.

Sementara itu, Pengasuh Pondok, Zainal Abidin mengatakan, Febri belajar di pondok tersebut gratis. Kebutuhan dan fasilitasnya sudah ditanggung, mulai dari makan sampai tidur.

Diharapkan, Febri bisa menjadi Khafid (hafal alquran) yang alim dan tidak sombong kepada orang lain dalam keterbatasan. “Walaupun kami pondok kecil, tapi tetap konsisten dalam mendidik santri agar manfaat di masyarakat,” tambah Zainal. (iz/nul)


Demikianlah Artikel Dengarkan Mp3 Sejak Usia 10 Tahun, Santri Tunanetra Bisa Hafal Alquran

Sekianlah artikel Dengarkan Mp3 Sejak Usia 10 Tahun, Santri Tunanetra Bisa Hafal Alquran kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel Dengarkan Mp3 Sejak Usia 10 Tahun, Santri Tunanetra Bisa Hafal Alquran dengan alamat link https://www.homelabs.me/2020/03/dengarkan-mp3-sejak-usia-10-tahun.html

0 Response to "Dengarkan Mp3 Sejak Usia 10 Tahun, Santri Tunanetra Bisa Hafal Alquran"

Posting Komentar