Meskipun Sering Tidak Laku, Abah Kamran Tetap Semangat Menjual Satenya Untuk Menyambung Hidup

Meskipun Sering Tidak Laku, Abah Kamran Tetap Semangat Menjual Satenya Untuk Menyambung Hidup - Hallo sahabat home labs DN, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Meskipun Sering Tidak Laku, Abah Kamran Tetap Semangat Menjual Satenya Untuk Menyambung Hidup, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : Meskipun Sering Tidak Laku, Abah Kamran Tetap Semangat Menjual Satenya Untuk Menyambung Hidup
link : Meskipun Sering Tidak Laku, Abah Kamran Tetap Semangat Menjual Satenya Untuk Menyambung Hidup

Baca juga


Meskipun Sering Tidak Laku, Abah Kamran Tetap Semangat Menjual Satenya Untuk Menyambung Hidup

Sering juga dagangan Abah Kamran dikerubungi semut karena tidak laku.
Hidup memang terkadang tidak adil. Ada yang mampu dan masih sehat tapi kerjaannya hanya bermalas-malasan. Ada juga yang sudah tidak kuat untuk bekerja menjadi tulang punggung keluarga.
Mungkin, salah satu orang yang mengalami nasib buruk tersebut adalah Abah Kamran. Abah Kamran merupakan pedagang sate keliling di Desa Rawa Gempol Kulon, Kecamatan Cilamaya Kulon, Kabupaten Karawang.
 Abah Kamran
Abah Kamran © instagram.com/@partners_in_goodness
Setiap harinya ia berkeliling untuk menjual sate yang ia jajakan. Sate yang Abah Kamran jula pun sangat jauh dari kata mewah. Abah Kamran menjual satenya tanpa bumbu ataupun sambal dan kecap.
Pagi hari, Abah Kamran berangkat ke pasar untuk membeli keperluan dia berdagang. Setelah dari pasar Abah Kamran kembali ke rumah, lalu mulai berkeliling pada siang hari.
 Abah Kamran
Abah Kamran © instagram.com/@partners_in_goodness
Sate Abah Kamran sering kali tidak laku dijual. Saking tidak lakunya, dagangan beliau sering dikerumuni semut.
Abah Kamran memiliki penyakit hernia dan juga pendengarannya yang sudah tidak berfungsi kembali. Hal inilah yang membuat banyak orang enggan untuk membeli sate Abah Kamran. Bahkan, tidak jarang juga Abah Kamran menjadi bahan ejekan anak-anak kecil di desanya tersebut.
 Abah Kamran
Abah Kamran © instagram.com/@partners_in_goodness
Abah Kamran selalu pulang setelah Isya. Penghasilan beliau sehari hanya mencapai Rp 15.000. Terkadang, tetangga Abah Kamran memberikan beras untuk keperluan makan beliau dan keluarganya.
Abah Kamran juga sering berangkat keliling tanpa makan apapun. Beliau rela mengumpulkan uang terlebih dahulu dibelikan beras.
Beliau tidak memiliki anak. Ia hanya tinggal bersama istrinya saja.Informasi tentang Abah Kamran ini pertama kali dibagikan oleh akun Instagram @partners_in_goodness.


Demikianlah Artikel Meskipun Sering Tidak Laku, Abah Kamran Tetap Semangat Menjual Satenya Untuk Menyambung Hidup

Sekianlah artikel Meskipun Sering Tidak Laku, Abah Kamran Tetap Semangat Menjual Satenya Untuk Menyambung Hidup kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel Meskipun Sering Tidak Laku, Abah Kamran Tetap Semangat Menjual Satenya Untuk Menyambung Hidup dengan alamat link https://www.homelabs.me/2020/03/meskipun-sering-tidak-laku-abah-kamran.html

0 Response to "Meskipun Sering Tidak Laku, Abah Kamran Tetap Semangat Menjual Satenya Untuk Menyambung Hidup"

Posting Komentar