Dulu Tinggal di Kandang Kambing, Kini Angga Fauzan Berhasil Lulus S2 di Skotlandia

Dulu Tinggal di Kandang Kambing, Kini Angga Fauzan Berhasil Lulus S2 di Skotlandia - Hallo sahabat home labs DN, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Dulu Tinggal di Kandang Kambing, Kini Angga Fauzan Berhasil Lulus S2 di Skotlandia, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : Dulu Tinggal di Kandang Kambing, Kini Angga Fauzan Berhasil Lulus S2 di Skotlandia
link : Dulu Tinggal di Kandang Kambing, Kini Angga Fauzan Berhasil Lulus S2 di Skotlandia

Baca juga


Dulu Tinggal di Kandang Kambing, Kini Angga Fauzan Berhasil Lulus S2 di Skotlandia

Dapat kuliah di luar negeri dengan beasiswa mungkin menjadi harapan banyak orang. Untuk memperoleh beasiswa kuliah luar negeri diperlukan persiapan yang matang.

Hal ini lantaran seleksi beasiswa yang terbilang ketat dan jumlah pendaftar yang selalu banyak. Agar berhasil memperoleh beasiswa kuliah di luar negeri, Angga Fauzan lulusan S2 Edinburgh University membagikan tipsnya.

Angga Fauzan merupakan pria asal Boyolali, Jawa Tengah. Ia berhasil menyelesaikan S2 di Skotlandia meski dengan keadaan ekonomi yang kurang.

Berikut ulasan lengkapnya.

Pernah Tinggal di Kandang Kambing
Melalui unggahan channel Youtube TRANS7 OFFICIAL, terdapat kisah inspiratif dari seorang pria bernama Angga Fauzan. Angga berhasil lulus S2 di Skotlandia.

Angga mengungkapkan bahwa dirinya dan keluarga dulu sempat tinggal di rumah bekas kandang kambing.

"Jadi sebenarnya tinggal di Jakarta hidupnya enak tenang, kemudian tempat jualan bapak aku digusur. Kemudian kita pindah ke rumah kakek di Boyolali, terus kakek punya kandang kambing, rumah bentuknya, kayak rumah triplek," ungkap Angga.

"Kita sampai sana, kambingnya dijual, rumahnya direhab seadanya, masih tetap lantai tanah, bambu, kita bersih-bersihin terus jadi deh tempat tinggal. Sampai aku lulus ITB. Aku di situ dari kelas 4 SD. Kemudian aku lulus ITB, aku kerja, rumahnya aku renovasi sampai sekarang," imbuhnya.

Ibu Jual Gorengan dan Ayah Pengrajin Logam
Angga mengungkapkan saat ia dan keluarga pertama tinggal di rumah tersebut, kondisi ekonomi mereka sedang sulit.

"Ibu itu pertama dia jualan es, jualan siomay kemudian jualan gorengan keliling desa. Jadi dari jam 2 siang sampai isya. Itu tiap hari. Bapak pengrajin logam. Jadi emang desa kerajinan dan bapak pengrajin logam seperti kaligrafi dan sebagainya," kata Angga.

Sempat Dibully saat Sekolah
Saat pertama kali pindah ke Boyolali, Angga ternyata sempat dibully oleh teman-teman sekolahnya. Bahkan, ia sempat disebut miskin oleh teman-temannya.

"Waktu pindah ke Jawa awalnya, temen-temen SD ku sempet ngebully gitu. Ih miskin, ih enggak bisa bahasa Jawa dan sebagainya. Sampai ada yang lempar sepatu, ada yang dorong-dorong, malak dan sebagainya," ungkap Angga.

Lulus S1 ITB dan Lulus S2 di Skotlandia dengan Beasiswa
Angga mengambil kuliah S1 di Institut Teknologi Bandung (ITB). Kemudian ia melanjutkan S2 di Edinburgh University. Angga menempuh S1 di ITB dan S2 di Edinburgh University dengan beasiswa.

"Berarti kamu gelarnya apa sekarang?" tanya Deddy Corbuzier.

"Sekarang M.Si, S.Ds dari ITB, M.Si dari Edinburgh," jawab Angga.

Awal Mula Bisa Kuliah S2 di Skotlandia
Angga mengaku bahwa dirinya telah memiliki minat dan ketertarikan untuk kuliah di luar negeri sejak SMP. Bahkan, saat SMA, Angga telah mencetak formulir pendaftaran S2.

"Jadi sebenarnya dari SMA itu aku sering ke warnet. Aku udah ngeprint formulir pendaftaran S2 dari SMA. SMA udah mulai action kayak gitu, kepikirannya dari SMP," kata Angga.

"Karena SMP itu aku jadi pustakawan di sekolah dan dapet penghargaan sebagai pengguna jasa perpustakaan terbaik satu SMP, karena sering minjem dan jadi pustakawan juga dan sering baca-baca buku yang misalkan buku Andrea Hirata, Habiburrahman El Shirazy, Harry Potter, itu kan isinya petualangan-petualangan dan kehidupan di luar negeri," lanjutnya..

Cara Angga Dapat Beasiswa S2 di Skotlandia
Angga kemudian menceritakan awal mula dirinya dapat menempuh S2 di Skotlandia. Ia memiliki niat dan tekad yang kuat untuk S2 di luar negeri.

"Kan banyak beasiswa. Aku masuk ITB juga beasiswa, dan aku tau ketika kuliah, banyak banget beasiswa yang tersedia. Aku nyoba nyiapin persyaratannya, nulis esai, latihan wawancara dan sebagainya," ungkap Angga.

"Contoh, pas mau apply LPDP, essai buat persyaratan itu bener-bener dikoreksi banyak orang. Aku minta tolong temen-temen, mentoring, kemudian waktu latihan wawancara itu aku bisa satu hari latihan sama lima orang yang berbeda untuk latihan ngomong bahasa Inggris dan sebagainya. Untuk wawancaranya, aku bikin list 150 pertanyaan dan sebagainya," pungkasnya.

Komentar Para Netizen
Para netizen yang melihat unggahan tersebut kemudian memberikan beragam komentarnya. Banyak dari mereka yang kagum dengan kegigihan Angga.

"Masya Allah, mas Angga semoga bisa menjadi motivasi bagi kita semuaa.. aminn," tulis Sabbihisma Alkhanza.

"Mantapss. membanggakan angga. sukses terus broo :D," tulis Firdaus Designerindy.

"Semoga makin sukses dan tetap semangat membangun daerah nya," tulis Yiyin Tesani.



Demikianlah Artikel Dulu Tinggal di Kandang Kambing, Kini Angga Fauzan Berhasil Lulus S2 di Skotlandia

Sekianlah artikel Dulu Tinggal di Kandang Kambing, Kini Angga Fauzan Berhasil Lulus S2 di Skotlandia kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel Dulu Tinggal di Kandang Kambing, Kini Angga Fauzan Berhasil Lulus S2 di Skotlandia dengan alamat link https://www.homelabs.me/2020/06/dulu-tinggal-di-kandang-kambing-kini.html

0 Response to "Dulu Tinggal di Kandang Kambing, Kini Angga Fauzan Berhasil Lulus S2 di Skotlandia"

Posting Komentar